Warga Penolak Bandara: Angkasa Pura dan Aparat Lakukan Kekerasan dan Rusak Lahan! Pada 08 Januari 2018, sekitar pukul 11:00 siang. Angkasa Pura I beserta gabungan Aparat Kepolisian, Satpol PP, Tentara, dan pasukan lengkap dengan alat berat menghancurkan lahan kami, merusak akses jalan rumah kami, dan mengobrak-abrik tanaman cabai, tanaman singkong,...
WALHI Jatim: Perpanjangan Kontrak PT Lapindo Brantas Ingkari Kehadiran Negara untuk Rakyat   Status keselamatan ruang hidup rakyat nampaknya masih belum menjadi pilihan bagi pemegang kebijakan dan kuasa modal. Memasuki bulan kemerdekaan Agustus 2018, kita dikejutkan dengan pemberian perpanjangan kontrak kepada PT Lapindo Brantas untuk melanjutkan aktivitas pertambangan di Blok Brantas...
(Pejuang Lingkungan Hidup Banyuwangi yang Dikriminalisasi Karena Melawan Industri Tambang)   Selain telah memicu terjadinya krisis ekologis, hadirnya industri pertambangan di gunung Tumpang Pitu, Desa Sumberagung, Pesanggaran, Banyuwangi, yang dilakukan oleh PT. Bumi Suksesindo (PT. BSI) dan PT. Damai Suksesindo (PT. DSI) dari sejak tahun 2012, juga telah mendorong terjadinya tindakan represi...
Sejarah Pertambangan di Banyuwangi Sebelum ditetapkannya kawasan Tumpang Pitu, Banyuwangi, sebagai objek vital nasional sesuai dengan SK Menteri KESDM No. 631 k/30/MEM/2016, tertanda tangan pada 16 Februari 2016, perampokan dan penjarahan Sumber Daya Alam di Banyuwangi sebenarnya telah dimulai dari sejak tahun 1990-an. Hal ini ditandai dengan masuknya PT...
Kronologi Penangkapan dan Penyiksaan Terhadap Para Demonstran saat Aksi BBM di Medan Pada saat itu tertanggal 17 Juni 2013 aliansi BARAK (Barisan Mahasiswa Rakyat) yang terdiri dari elemen mahasiswa dan rakyat turun ke jalan untuk solidaritas penolakan kebijakan pemerintah dalam kenaikan harga BBM. Pada pukul 10.00 WIB aliansi BARAK...
Rembang – Senin, 16 Juni 2014, 500 Warga Desa Sekitar lokasi rencana penambangan dan tapak pabrik akan menduduki rencana lokasi tapak pabrik dikarenakan tidak ada itikad baik dari Semen Indonesia dalam seluruh rencana proses penambangan dan pendirian pabrik di Rembang. Aksi ini menjadi pilihan terakhir setelah warga tidak pernah diberi...
Penggusuran ada dimana-mana. Atas nama penegakan hukum, keindahan kota, ketertiban masyarakat, dan segala bentuk pembenaran versi penguasa seolah menjadi hal yang wajar dari rutinitas keseharian kita. Sekalipun substansi dari kasus penggusuran tersebut adalah perampasan terhadap hak hidup yang sangat mendasar seperti yang terjadi dalam kasus warga Pandang Raya. Warga...
Kami selaku warga terdampak proyek bandara NYIA di Kulon Progo yang menolak bandara tanpa syarat, pada Kamis, 5 April 2018 menyampaikan Surat Peringatan pada PT. PLN (Persero) Area Yogyakarta. Surat kami tujukan pada Manajer Area PLN Yogyakarta, Eric Rossi Priyo Nugroho, dengan alamat Jl. Gedongkuning No.3, Banguntapan, Bantul, Daerah...
Pernyataan Sikap Gerakan Aliansi Reforma Agraria Cianjur Dua petani Paguyuban Petani Cianjur (PPC), yakni Solihin Abdurahman (47) dan Koko Koswara (59), warga Desa Simpang, Kecataman Takokak, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, hari ini, Kamis, (23/8/2018) akan menjalani sidang vonis sebagai terdakwa di Pengadilan Negeri (PN) Cianjur. Mereka dijerat pasal 170 KUHP...
PETA MASALAH DAN LATAR BELAKANG PENOLAKAN Masyarakat Padarincang yang menyadari masa depan ketersediaan air menyatakan kesefahaman bersama bahwa komersialisasi air akan memunculkan resiko dampak bagi lingkungan dan masyarakat sekitar; setidaknya akan menghilangkan hak dasar warga atas air serta pengurangan kapasitas dan kualitas air di wilayah Padarincang. Pada pertengahan Juni 2010 warga...