Kronik

Kronologi Singkat Kekerasan terhadap Warga Penolak Pembangunan Bandara Yogyakarta dan Penangkapan Jaringan Solidaritas

By  | 

Pukul 10.15 WIB: Hari ini (5/12), aparat kepolisian mendatangi rumah warga pesisir Kulon Progo yang menolak pembangunan bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA). Mereka meminta kepada seluruh orang-orang yang tergabung dalam jaringan solidaritas warga penolak bandara NYIA yang tidak berizin agar keluar dari rumah warga. Hal tersebut dilakukan karena mereka menganggap orang-orang yang tergabung dalam jaringan solidaritas tersebut adalah provokator.

Pukul 10.20 WIB: Aparat kepolisian datang lagi bersama dengan aparat desa. Mereka meminta identitas warga dan jaringan soidaritas.

Pukul. 10.31 WIB: Sempat terjadi dorong-dorongan antara warga dan anggota jaringan solidaritas tolak bandara  dengan aparat kepolisian. Hal tersebut berujung pada penangkapan 12 orang anggota jaringan solidaritas. Mereka selanjutnya dibawa ke kantor PT.PP dan kemudian dibawa ke kantor Polres Kulon Progo.

Data yang kami himpun saat ini beberapa orang warga mengalami tindak kekerasan. Diantaranya adalah: Hermanto (mengalami bocor kepala), Fajar (mengalami luka karena diseret aparat).

Saat ini jalan di depan mesjid di lokasi kejadian juga dibeko, sehingga tidak ada lagi akses bagi warga untuk lewat dan pohon juga ditumbangkan persisdi  depan posko perjuangan warga.

Nama-nama yang ditangkap:

Andre
Imam LPM Ekspresi
Muslih FNKSDA
Kafabi UIN
Rifai Mercubuana
Wahyu UIN
Fahri LPM Rethor
Rimba LPM Ekspresi
Samsul LFSY
Chandra LFSY
Mamat UIN
Yogi UNS

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *