Deli Serdang-Selain melakukan tindak kekerasan terhadap puluhan petani, polisi dari satuan Kepolisian Deli Serdang yang dipimpin KaBags Ops Joshua Tampubolon juga melakukan penganiayaan terhadap pengacara FRBSU, Taufik Umar Dhani.

Hal ini terjadi saat polisi hendak membubarkan secara paksa rencana aksi demonstrasi petani yang tergabung dalam FRBSU pada 19 Februari 2014.

Taufik saat itu mengumumkan agar massa petani tidak terpancing oleh tindakan polisi yang telah menyatakan tidak bertanggung jawab jika terjadi sesuatu. Tak lama setelah Taufik menyatakan pendapatnya, polisi menanggapinya dengan pernyataan “kalau dalam 10 menit tidak bubar maka kami akan melakukan tindakan tegas”.

Ketegangan antara petani dan aparat kepolisian semakin menjadi-jadi saat seorang petani (Dodi S) yang sedang merekam peristiwa tersebut dipukuli oleh puluhan polisi. “Kamu wartawan ya, siapa kamu? Binatang kau sok merekam-rekam kau,” teriak beberapa aparat polisi.

Tidak puas memukuli Dodi, polisi selanjutnya melakuan pemukulan terhadap Taufik. Barang-barang milik Taufik berupa Handphone, kacamata, kartu Advokat, dan obatan-obatan juga dirampas secara paksa.

Mendapatkan perlakukan yang demikian Taufik menyatakan “saya ini advokat Lembaga Bantuan Hukum Rakyat (LBHR), kenapa kalian memukuli saya”. Polisi meresponnya dengan “Nggak ada advokat-advokat, binatang kalian semua”.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.