Solidaritas

Pernyataan sikap PPLP-KP terkait kasus Rembang

By  | 

Keadilan untuk kehidupan rakyat negeri ini kembali mati. Gugatan hukum sedulur petani di Rembang terhadap operasi pertambangan karts dan pabrik semen oleh BUMN PT Semen Indonesia dimentahkan oleh pengadilan tata usaha negara Semarang, Jawa Tengah.

Pertimbangan-pertimbangan kehidupan rakyat dan alam sebagai dasar gugatan dengan entengnya dibunuh dengan alasan-alasan legal administratif. Bangkai hukum tanpa keadilan negara ini kian membusuk.

Memang, arena hukum bangsa ini digelar untuk senantiasa memenangkan modal dan kuasa elite politik, bukan keadilan, apalagi rakyat jelata. Kami yang telah menempuh jalur penolakan tolak tambang pasir besi di lahan pertanian dan permukiman selama sembilan tahun, telah merasakan bagaimana dikhianati oleh hukum sebagaimana sedulur Rembang tolak pabrik semen rasakan—juga sedulur rakyat lain yang pernah alami. Kami telah sadar, betapa melelahkan, menjengkelkan, sekaligus mengecewakannya keputusan-keputusan hukum negara.

Untuk sedulur Rembang tolak pabrik semen, kami menyatakan:

  • Mengecam keras putusan sidang PTUN Semarang yang memenangkan operasi tambang karst dan pabrik semen;
  • Mengajak sedulur sekalian untuk tidak selalu percaya dengan permainan negara dalam bentuk apapun, terutama hukum;
  • Mengajak sedulur sekalian untuk semakin memperkuat perlawanan sehari-hari di lahan;
  • Mengajak sedulur sekalian untuk semakin memperkuat jalinan solidaritas sesama rakyat biasa/petani;

Saat hukum negara ini semakin percuma bagi kita, saatnya hukum rakyat/petani kita tegakkan. Dan yang memahami persoalan kita adalah kita sendiri.

Yogyakarta, 23 April 2015
PPLP-KP

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.