Setelah 4 tahun bertahan sejak pengeluaran surat eksekusi pertama pada tahun 2010, lahan huni Pandang Raya, Makssar, Sulawesi Selatan digusur pada Jumat, 12 september 2014. Sekitar 600 pasukan dari kepolisian, 1 barakuda dan 1 watercannon melawan seratusan warga dan barisan solidaritas. Sekitar setengah jam 8 pagi barakuda, watercannon dan pasukan...
Keadilan untuk kehidupan rakyat negeri ini kembali mati. Gugatan hukum sedulur petani di Rembang terhadap operasi pertambangan karts dan pabrik semen oleh BUMN PT Semen Indonesia dimentahkan oleh pengadilan tata usaha negara Semarang, Jawa Tengah. Pertimbangan-pertimbangan kehidupan rakyat dan alam sebagai dasar gugatan dengan entengnya dibunuh dengan alasan-alasan legal administratif....
Penggusuran ada dimana-mana. Atas nama penegakan hukum, keindahan kota, ketertiban masyarakat, dan segala bentuk pembenaran versi penguasa seolah menjadi hal yang wajar dari rutinitas keseharian kita. Sekalipun substansi dari kasus penggusuran tersebut adalah perampasan terhadap hak hidup yang sangat mendasar seperti yang terjadi dalam kasus warga Pandang Raya. Warga...
Pernyataan Sikap Atas Upaya Perampasan Ruang Hidup Dengan Dalih Kepentingan Umum di Palihan, Glagah dan Sindutan, Kabupaten Kulon Progo Sajogyo Institute, November-Desember 2017 Sudah sejak awal bulan November 2017, masyarakat di beberapa desa di Kulon Progo praktis tidak lagi tenang dalam menjalankan aktivitas hariannya. Bagaimana tidak, sejak awal November itu, mereka...
Pengebirian gerakan tani dan penculikan terhadap kaum tani kembali terjadi. Kali ini, sebanyak 13 petani dari Desa Dongi-dongi dan Kamamora, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah diculik saat sedang mengolah ladang. Aksi penculikan itu terjadi kemarin sore (27/1) sekitar pukul 15.00 WITA. Insiden ini terjadi bertepatan dengan pembukaan Kongres Forum...
Mengecam Tindakan Polres Kulon Progo yang Menangkap Mahasiswa Solidaritas untuk Kulon Progo 5 desember 2017, 12 orang yang bersolidaritas terhadap warga Kulon Progo penolak bandara saat ini ditahan oleh kepolisian dengan tuduhan provokasi. Penangkapan ini dilakukan dengan cara kekerasan. Data yang berhasil kami himpun, kepala seorang warga, yang bernama Hermanto...
“Suara Gugatan Perempuan Korban Lapindo: Apa Yang Terjadi Pada Tubuh Kami? Dimana Tanggung Jawab Negara”   Selasa (29/5), puluhan korban Lapindo yang didominasi kaum perempuan mendatangi titik 25 tanggul penahan lumpur Lapindo dalam peringatan 12 tahun semburan lumpur Lapindo. Mereka menyerukan gugatan bahwa problem penuntasan kasus Lapindo masih jauh dari kata selesai....
Kami selaku warga penolak rencana pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) mengundang rekan-rekan jurnalis dan media pada hari Senin, 4 Desember 2017 jam 6.30 pagi di Masjid Al Hidayah, Palihan.   Pada tanggal tersebut, rumah-rumah kami direncanakan untuk dibongkar tanpa seizin kami sebagai pemegang hak atas tanah dan bangunan. Rencana pembongkaran...
Relawan Solidaritas yang Direstui Warga Penolak Bandara Tidak Pernah Merencanakan dan Terlibat dalam Audiensi dengan Bupati Kulonprogo atau Angkasa Pura Rencana sekelompok aktivis yang ingin melakukan audiensi dengan Bupati Kulonprogo seperti diberitakan Tribun Jogja Online tanggal 3 Januari 2018, berjudul "Bupati Kulonprogo dan Mahasiswa Aktivis Penolak Bandara Dikabarkan Bakal Lakukan...
Bebaskan 12 Orang Kelompok Masyarakat Yang Bersolidaritas Menolak Penggusuran Kulon Progo dan Hentikan Tindakan Provokatif Pihak Kepolisian Polres Kulon Progo   Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mempertanyakan akuntabilitas dan profesionalisme Polda DIY atas tindakan kekerasan yang disertai dengan proses penangkapan sewenang - wenang terhadap 15 (lima belas)...